HomeBikeTourismMari Bergerak Bersama Dalam “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia”

Mari Bergerak Bersama Dalam “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia”

KEMACETAN, polusi udara, polusi suara, kematian akibat kecelakaan di jalan, dan terus meningkatnya resiko kesehatan akibat gaya hidup malas bergerak adalah problem utama saat ini yang dihadapi oleh wilayah perkotaan.

Semua itu bisa diatasi dengan sepeda, karena sepeda adalah pilihan rasional untuk mobilitas jarak dekat di dalam kota, bisa dipadukan dengan angkutan massal dan bisa mengurangi emisi dengan cepat dan efektif.

Itulah yang disampaikan Bike to Work (B2W) Indonesia dalam sebuah katalog untuk menekankan terhadap pemerintah Republik Indonesia agar sepeda menjadi bagian agenda terpenting dalam sebuah forum international bernama G20 atau Kelompok Dua Puluh.

G20 merupakan forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU), bertujuan untuk menangani isu-isu besar tentang ekonomi global, termasuk di dalamnya mitigasi krisis iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Seruan Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia (Eposter B2W Indonesia).*

Pada tahun 2022 ini presidensinya dipercayakan kepada Indonesia sebagai tuan rumah yang akan menyelenggarakannya pada Oktober 2022 mendatang, mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan mengangkat tiga pilar utama yaitu Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi Lestari, dan Transportasi Digital.

Sayangnya, di sektor tranportasi sebagai bagian dari pilar Transisi Energi Lestari, hingga saat ini pemerintah Indonesia tidak memasukan sepeda dalam agenda pembahasannya sebagai yang berperan penting dalam isu transisi energi. 

Malah pemerintah kita lebih mengarahkan ke kendaran listrik, padahal menurut B2W Indonesia hal itu perlu waktu 15-20 tahun, itu pun jika semua produksi mobil baru adalah mobil listrik, dan dalam rentang waktu tersebut kerusakan bumi terus berlangsung.

Untuk itulah B2W Indonesia hingga saat ini terus mendesak pemerintah melalui gerakan-gerakan persuasif secara masif dalam rangka #G20pahamsepeda, salah satunya adalah gerakan mengangkat sepeda serentak pada tanggal 1 Maret 2022, di moment semangat peringatan perjuangan Serangan Umum 1 Maret.

Dalam katalog lainnya, terkait seruan dan harapan kepada pemerintah, B2W menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Mengingat:

  • Resolusi PBB No. 72/a72 tentang WBD.
  • Resolusi PBB No. 217 A tentang HAM.
  • Agenda Aksi Suistanable Develovpment Goals 2030.
  • Agenda COP PBB – Climate Change Conference.
  • Agenda Presidensi G20 oleh Indonesia.
  • Agenda Presidensi G20 oleh Indonesia.
  • Inpres No. 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat.
  • UU No. 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  • Tuuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Indonesia.
  • Komitmen Presiden Jokowi terhadap Masa Depan Indonesia.

Mengakui:

  • Bersepeda (dan berjalan kaki) adalah moda tranportasi tanpa emisi yang tidak menimbulkan polusi udara dan suara.
  • Bersepeda terbukti dapat mengruangi ketergantungan kepada BBM (fosil).
  • Bersepeda adalah cara bergerak yang produktif , sehat, murah, dan hemat.
  • Bersepeda meruapakanc cara yang efektif untuk bersosialisasai dan berinteraksi.
  • Bersepeda adalah solusi perubahan iklim yang makin nyata.

Menyadari:

Gawatnya persoalan bangsa di sektor tranportasi berupa polusi, udara (dan suara), yang berdampak pada perubahan iklim, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas, dan gaya hidup malas bergerak, juga adanya pandemi Covid-19 yang berpotensi menghalangi upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Susitanable Development Goals).

Menyerukan:

  • Pemerintah harus menjadikan sepeda salah satu cara berpergian secara aktif, bagian terpenting dalam kebijakan untuk memitigasi ancaman krisis iklim, mengatasi kemacetan di perkotaan, mengurangi kematian akibat kecelakaan lalu lintas, dan menghindarkan obesitas menjadi problem kesehatan yang serius.
  • Pemerintah harus mendorong penggunaan sepeda yang lebih banyak di lingkungan instansi, lembaga pemerintah. Ini bisa dilakukan dengan kebijakan khusus perihal aktivitas bersepeda ke kantor.
  • Untuk tujuan itu, pengadaan prasarana bersepeda yang menjamin keselamatan, melindungi kenyamanan, serta memberikan kemudahan bagi penggunanya, harus dijadikan upaya nasional secara sungguh-sungguh.
  • Untuk itu pula, pemerintah selayaknya membantu memudahkan siapa saja mengakses atau memiliki sepeda (termasuk sepeda listrik), memfasilitasi perusahaan yang mau memberikan kemudahan karyawannya untuk memiliki dan menggunakan sepeda ke tempat kerja.

Spirit World Bicycle Days (WBD)

WBD atau Hari Sepeda Dunia yang diperingati setiap 3 Juni menjadi moment terbaik saat ini dalam melakukan gerakan #G20pahamsepeda tersebut seperti apa yang dilakukan oleh B2W Indonesia dengan menyerukan gerakan bersepeda serentak bertajuk Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia (ASSSI) sebagai partisipatif gerakan untuk membangun jaringan bersama di kota-kota se-Indonesia.

Twibbon WBD B2W Bandung (Foto: Dok. Cuham).*

Pada Minggu (5/6/2022), sekaligus dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, diharapkan pesepeda, komunitas, akademisi, produsen, instansi, bahkan masyarakat luas, jika setuju melakukan gerakan bersepeda secara serentak di mana dan kemana saja.

Panduan ASSSI  

Hari, Tanggal & Waktu, dilakukan secara bersamaan di semua daerah dan diharapkan tidak ada yang berbeda pada Minggu, 5 Juni 2022, mulai pukul 07.00 WIB – selesai.

Tikum Start & Titik Finish, tempat/venue diserahkan kepada para kordinator acara, boleh dengan titik yang sama, dan lebih baik di titik yang berbeda, atau jika antusiasme membludak bisa dengan lebih dari satu titik kumpul, dan bertemu di titik finis bersama.

Dress Code/Outfit, diharapkan bisa sekreatif mungkin untuk menunjukan kebersamaan, saran dari kami adalah: Flanel (motif kotak) atau Batik dan atau dengan membebaskan asal dengan warna yang sama (misal: merah atau putih).

Gimmick Pribadi, membawa bendera merah putih (dengan ukuran disesuaikan masing-masing), boleh ditambahkan dengan ciri khas kreativitas masing-masing, misalnya: kitiran, slayer, priwitan dan lainnya. Dianjurkan kepada peserta untuk membawa air pribadi (bidon) dan makanan pribadi.

Persiapan Sepeda Pribadi, sepeda peserta diharapkan layak pakai dan layak dikendarai, boleh dilengkapi dengan bel sepeda dan memakai helm. Terbuka bagi semua jenis dan genre sepeda, serta membuka diri bagi komunitas/entitas yang ingin join, misalnya pejalan kaki, komunitas sepatu roda, skate, rollerblade dan sebagainya (yang ramah lingkungan).

Koordinator Acara, agar lebih terorganisir dengan baik, dan menjaga kredibilitas visi, misi dan program acara, diperlukan adanya Koordinator Acara, untuk tingkat Ibukota/Kota/Kabupaten/Kecamatan atau dalam ruang lingup khusus.

Inisiasi akan datang dari perwakilan B2W Indonesia di ibu kota/Kota/kabupaten/kecamatan (yang ada) kalau tidak ada maka diperkenankan komunitas/organisasi sepeda menginisiasi memulai jejaring Koordinator Acara.

Tahapan

Menginisiasi, mensosialisasi, memulai mencari dan membuka jejaring komunitas dan partisipan komunitas di level Kota/Kabupaten atau kecamatan.

Membuat grup WA, atau membuat sosmed kordinasi program acara. Membentuk Tim Koordinator Acara, cukup dengan mencari Ketua kordinator, kesektariatan, Tim Koordinator Lapangan (Korlap), Hubungan Masyarakat (Humas), Bendahara, Tim dokumentasi, dan Tim Logostik.

Persiapan awal program acara, menggalang dukungan lintas komunitas dan organisasi. Mengumpulkan dan mempublikasikan Logo Komunitas.

Tim Koordinator, Ketua Koordinator dipercayakan ke yang lebih kompeten, dan bisa menjadi simbol pemersatu komunitas.

Kesekretariatan, membuat surat formil/nonformil, membuat rancangan kegiatan, dan laporan. Bersurat kepada pemerintah, intansi dan aparatur daerah, Polisi/TNI (Surat ajakan bersepeda, surat pemberitahuan kegiatan).

Humas bisa melakukan komunikasi, sosialisasi dan mempublikasikan acara. Bendahara, merancang anggaran dan mencari galang dana, belanja dan juga laporan.

Tim Dokumentasi mempersiapkam tim foto, dan video, agar bisa merekam dengan baik moment kebersamaan dan jalannya acara.

Korlap, diperbanyak, untuk mengamankan dan menjaga ketertiban peserta saat acara sebagai marshal pengawalan jalan.

Tim Logistik, menyiapkan logistik acara, menggalang dana bersama, membuat rancangan anggaran, mempersiapkan ajuan logistik acara dan mempersiapkannya untuk hari H pelaksanaan.

Menyiapkan perlengkapan megaphone/hand toa/soundsystem mini sebagai komando suara (tidak diperkenankan membawa diesel). Menyiapkan poster simpatik, spanduk simpatik, backdrop untuk foto bersama, dan press release (file/lembaran).

Logistik makanan & minuman, makanan dan minuman bersifat partisipatif, diharapkan tidak berupa kemasan (plastik) dan tidak megakibatkan sampah dan kotor, karena terkait acara ini juga sebagai peringatan hari lingkungan hidup, bisa dianjurkan kepada peserta sebelumnya untuk membawa air pribadi (bidon) dan makanan pribadi.

Bagi sahabat pesepeda, komunitas, akademisi, produsen, instansi, bahkan masyarakat luas, jika setuju dengan Seruan Bersama Sejuta Sepeda Satu Indonesia, silakan mengakses form agar gerakan ini masif dan bermanfaat secara nyata. https://bit.ly/aksisejutasepedasatuindonesia  

Sebagai narahubung teknis (Telp & Whatsapp) Chandra: 083893154055 dan Sudirman: 085777037600. Khusus pers (media massa) narahubungnya Purwanto: 087782256280. Salam Boseh dan Go Green(Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik).***

Leave a comment